Selasa, 19 November 2013 , 12:42:00 WIB

Wakil Ketua MPR: Syarat Menjadi Presiden Harus Bersih

Laporan: Amelia Fitriani

Jangan Pilih Kucing Dalam Karung! WAKIL Ketua MPR RI Hajriyanto Y Thohari menyebut bahwa syarat untuk dapat menjadi calon presiden adalah harus memiliki ideologi dan bersih dari kasus korupsi. Hal tersebut diungkapkan dalam diskusi pilar negara bertema 'Rekruitmen Ideal Pemimpin Nasional' di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11).

Kata Hajriyanto, seseorang yang pernah menjadi saksi dalam kasus korupsi sekali pun tidak layak menjadi capres atau menjadi pemimpin bangsa ini. Menurut dia, seorang capres bersih dari kasus korupsi sangat penting. Pasalnya penyakit korupsi tersebut membuat pejabat negara tak becus melaksanakan program pembangunan.

"Lihat saja korupsi sudah menjangkiti triaspolitika yakni eksekutif, legislatif dan yudikatif," tuturnya.

Bahkan, politisi Partai Golkar itu, korupsi itu menjadi primakausa penyebab utama hancurnya negara ini. Anggaran APBN, kata dia, pasca reformasi saat ini mencapai Rp 1.800 triliun, padahal sebelumnya di akhir pemerintahan Orde Baru 1998 hanya Rp 190 triliun, dan 2004 Rp 395 triliun. Jumlah APBN terus membengkak,  namun pembangunan yang dilaksanakan tidak signifikan karena anggaran tersebut banyak dikorupsi.

Karena itu lanjut Hajriyanto, capres 2014 mendatang harus jelas ideologinya dan bersih dari korupsi. "Kalau tidak, maka pemimpin itu tak akan memiliki wibawa dalam memimpin bangsa," jelasnya.

Ideologi capres, tambah Hajriyanto, sangat penting karena yang diurus adalah bangsa yang jumlahnya sangat besar, beragam, majemuk dan bhinneka tunggal ika. Dengan demikian siapapun yang menjadi pemimpin, tidak  akan terjebak lagi dalam persoalan dan perdebatan masalah suku, agama, ras, dan antar golongan. [mel]

Write A Comment